Banjit, RisalahPos Network”

Giat Gotong royong dalam persiapan melantai (pemasangan lantai/ubin) di lingkungan Pura adalah salah satu bentuk Ngayah, tradisi gotong royong khas Bali yang melibatkan partisipasi aktif warga secara sukarela tanpa mengharapkan imbalan, sebagai wujud pengabdian kepada sang pencipta, Rabu 28/01/2026.

Kegiatan ini mencerminkan semangat bahu-membahu, di mana semua elemen masyarakat terlibat, mulai dari Kepala Kampung Bali Sadar Utara I Ketut Renu Astika, Ketua Panitia Pembangunan Pura Bale Agung, Kampung Bali Sadar Utara ( I nengah Dangin), Pemuda (Sekaa Teruna) hingga Ibu-ibu, kegiatan ini guna untuk mewujudkan lingkungan pura yang lebih nyaman dan asri untuk persembahyangan.

Kegiatan ini juga bukan sekadar kerja bakti biasa, melainkan perwujudan rasa tulus ikhlas (ngayah) warga untuk memperbaiki atau merenovasi fasilitas suci.

Dalam Kesempatan ini Ketua panitia pembangunan Pura Bale Agung Bali Sadar Utara ( I nengah Dangin) menjelaskan Kepada Awak Media Rakyat Pos Network, hari ini saya mengajak warga sekitarnya bergotong royong bersih-bersih untuk persiapan pengecoran lantai Pura Bale Agung, adapun pengerjaan nya akan di lanjutkan minggu pertama bulan Pebruari 2026 ini,” Jelasnya.

Pembangunan Pura Bale Agung ini bersumber dari Dana Swadaya Murni masyarakat sekitarnya dan terutama para donatur-donatur yang ada di Kampung Bali Sadar Utara ini,” tambahnya.

Sampai hari ini untuk pembangunan Pura Bale Agung yang ada di Kampung Bali Sadar Utara, sudah menelan biaya sebasar 700 juta namun pembangunannya belum selesai masih berlanjut untuk itu saya ( I nengah Dangin) selaku ketua panitia mohon doa dan dukungannya supaya pembangunan pura ini bisa sampai selesai,” tegasnya.

(Eka Saputra, RisalahPos Network)