Penelitian baru menunjukkan penggunaan media sosial mendorong gejala depresi pada praremaja. Karena tingkat depresi dan bunuh diri di kalangan anak muda terus meningkat, sebuah pertanyaan telah menarik perhatian para ahli: Apakah media sosial membuat anak -anak lebih tertekan, atau apakah anak -anak yang sudah berjuang hanya menghabiskan lebih banyak waktu online? Sebuah studi baru dari UC San Francisco (…)
RisalahPos.com Network
Sains mengkonfirmasi: media sosial bisa membuat anak -anak mengalami depresi
RisalahPos1 min baca















