Saturday, 13 Jul 2024

Israel membunuh 10.000 wanita Palestina di Gaza

RisalahPos
17 Apr 2024 18:59
2 minutes reading

GAZA, (Foto)

UN Women pada hari Selasa meluncurkan peringatan mengenai Gaza, dengan mengatakan bahwa “enam bulan setelah perang, 10.000 wanita Palestina di Gaza telah terbunuh.”

Ada sekitar 6.000 ibu di antara perempuan-perempuan yang terbunuh, sehingga 19.000 anak menjadi yatim piatu, menurut laporan yang dirilis oleh UN Women.

“Perempuan yang selamat dari pemboman dan operasi darat Israel telah menjadi pengungsi, menjadi janda, dan menghadapi kelaparan. Dampak yang berbeda-beda dan menghancurkan ini terus menjadikan perang di Gaza juga merupakan perang terhadap perempuan.”

Serangkaian peringatan yang dikeluarkan oleh UN Women on Gaza telah memberikan rinci mengenai realitas kehidupan perempuan dan anak perempuan di Gaza dan mendokumentasikan penderitaan mereka akibat “kondisi hidup yang mengerikan.”

Laporan yang diluncurkan oleh UN Women pada hari Selasa dengan judul “Kelangkaan dan Ketakutan” berfokus pada kurangnya akses terhadap layanan air, sanitasi, dan kebersihan (WASH), yang sangat penting bagi kesehatan, martabat, keselamatan, dan privasi perempuan.

“Lebih dari satu juta perempuan dan anak perempuan Palestina di Gaza menghadapi bencana kelaparan, dengan hampir tidak adanya akses terhadap makanan, air minum yang aman, toilet yang berfungsi atau air mengalir, sehingga menciptakan risiko yang mengancam jiwa,” jelas laporan .

“Akses terhadap air bersih sangat penting terutama bagi ibu menyusui dan wanita hamil, yang kebutuhan air dan asupan kalori harian yang lebih tinggi. Hal ini juga penting bagi kemampuan perempuan dan anak perempuan untuk kebersihan mereka dengan bermartabat dan aman,” tambah laporan tersebut.

UN Women implementasi resolusi Dewan Keamanan (2728) yang diadopsi pada 25 Maret 2024, gencatan senjata segera di Gaza dan akses warga sipil terhadap bantuan kemanusiaan yang aman dan tanpa hambatan.



RisalahPos.com Network